Minggu, 19 Maret 2017

Feeling

Sudah beberapa hari libur nulis. Mau dicoba untuk konsisten, tapi kadang ide muncul di saat tidak tepat seperti di kamar mandi 😏.
Pernahkah anda mengalami dengan pasangan atau orang-orang terdekat anda keinginan yang sama?
Keinginan yang awalnya hanya dalam bentuk rencana seperti "besok pagi sarapan nya madi goreng ah, udah lama ga bikin"
Tiba-tiba pasangan anda berkata,"besok bikin nasi goreng ya bun"
Bagi yang dilanda asmara yang belum mendapat legalitas, yang bukan hanya dalam selembar kertas, kalau tiba-tiba memiliki ide yang sama itu seharian bibirnya merekah, alias senyum-senyum sendiri. Contohnya seperti tiba-tiba mengenakan pakaian dengan yang warna sama, langsung keluar gombalan dari prianya, "ternyata kita emang jodoh ya" Kalau jodoh langsung lamar ya bro 😁
Dalam berumah tangga, sering ide-ide itu muncul bersamaan. Beberapa diantaranya mungkin peran alam membuat kekuatan pikiran kita menjadi tertransfer ke sekeliling. Tapi lebih tepatnya ide tersebut sering bersamaan, karena kita sudah sangat memahami seperti apa pasangan hidup kita. Sehingga tanpa disadari ide, gerak tubuh, tatapan adalah bentuk komunikasi lain antara pasangan yang tidak melulu terucap secara lisan.
Sudah berapa lamakah anda menikah? seberapa jauhkah anda memahami pasangan anda?
Terkadang terlihat sangat miris, usia pernikahan yang telah melewati lebih dari 5 tahun, harus diakhiri dengan perpisahan. Dan itu hanya disebabkan tidak pernah ada keinginan untuk saling mencari tahu keinginan pasangan. Sebagian besar beralasan dengan," ga pernah sih diomongin, mana yang aku suka atau ga" atau "susah banget diajak komunikasi"
Mungkin perlu lagi diasah bagaimana membangun "feeling" yang sama, agar kembali merasakan, bahwa dia memang jodoh kita. Dan ini setiap orang pasti punya cara yang sama, tapi bagi saya mungkin untuk menjaganya dengan doa. Doa yang kita panjatkan tulus untuk pasangan kita, apapun itu.
"Feeling" ini terkadang juga timbul dengan orang-orang yang mungkin kita sebenarnya dekat tapi kadang tidak terasa. Beberapa hari yang lalu saya tiba-tiba ingat seorang teman, tapi ada saja halangan untuk memulai komunikasi. Setelah ada kesempatan menghubungi, terdengar kabar bahwa anak mereka sakit dan di opname. Sedih rasanya, begitu Dia menggerakkan hati untuk menghubungi tapi tidak dilakukan ternyata pada saat itu teman mungkin sedang membutuhkan kita, minimal sebagai pendengar. Jika memang sedang benar-benar tidak ada kesempatan bersilaturahmi, doakan mereka, bukankah mendoakan ornag lain yang mereka tidak mengetahuinya suatu kebaikan.
Ini merupakan proyek 1 hari 1 cerita, ide saya kali ini sepertinya sedikit berantakan. Semoga pembaca tetap paham apa yang ingin saya sampaikan 😊

#1hari1cerita

Tidak ada komentar:

Posting Komentar